AKHLAQ DAN FIQIH
Oleh : ERHANSYAH, S.Ag, M.Pd
Ketika sedang mengajar saya sering bertanya kepada siswa soal perilaku sehari hari, utamnya yang berkenaan dengan pengamalan ilmu ilmu yang telah mereka peroleh di bangku sekolah. Ada banyak pelajaran yang sebelum dipelajari mereka sudah mengetahui materi itu. sebagai contoh saya bertanya kepada siswa :"tata cara makanminum yang baik adalah dengan : a. berdiri b. duduk c. berlari d. berbaring.
Seluruh siswa menjawab dengan benar yakni (b) duduk. Namun dalam realitasnya mereka banyak yang makan dan minum sambil berdiri. Di satu sisi mereka menjawab dengan benar secara TEORI, tetapi dalam PRAKTIK mereka banyak terdapat ketidak benaran dalam pengamalannya.
Akan halnya ketika mereka ditanya tentang materi fikih, mereka sering mengmalkannya yang secara PRAKTIK benar namun ketika ditanya tentang TEORI mereka banyak ditemukan mengalami kegagalan dalam menjawab pertanyaan.
Mereka sempurna dalam melakukan Sujud yang salah satu dari rukun sembahyang, tetapi ketika ditanya apakah sujud itu termasuk perkara yang wajib dilaksanakan atau kah sunnah dalam tatacara shalat, maka mereka banyak terdapat kekeliruan dalam menentukan jawabannya.PRAKTIK sujud benar tetapi TEORI sujud mereka belum dapat menjawab dengan benar.
Dari catatan kecil di atas, dengan jelas terlihat bahwa walaupun tidak seluruhnya siswa kalau ditanya dalam hal tuntunan moral atau akhlak, mereka banyak yang mengetahui dengan benar bagaimana seharusnya sesuatu itu dilakukan, meskipun mereka dalam praktiknya banyak yang melanggar. Sementara dalam hal ibadah khususnya Fikih, mereka cenderung benar dalam praktinya, namun sangat minim tentang kedalaman mereka dalam menguasai seluk beluk sholat secara teori.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar